Blog ini menjual buku-buku karya Agus Mustofa yang diterbitkan oleh Padma Press

Pesan bukunya sekarang juga ke SINI atau langsung hubungi 085880656671 (Wahyu)

Pemasang Iklan

Mengislamkan Orang Islam  Hati Sebagai Sensor Super Canggih  Mencari Al-Qur`an Yang Hilang  Mengenal Allah  Mengenal Al-Qur`an  Alhamdulillah Anakku nakal

Monday, July 5, 2010

AGUS MUSTOFA

AGUS MUSTOFA

Agus Mustofa

lahir di Malang, 16 Agustus 1963. Ayahnya, Syech Djapri Karim, seorang tarekat yang intens, dan pernah duduk dalam Dewan Pembina Partai Tarekat Islam Indonesia, pada zaman Bung Karno. Maka sejak kecil ia sangat akrab dengan filsafat seputar pemikiran Tasawwuf. Tahun 1982 ia meninggalkan kota Malang, Jawa Timur, dan menuntut

ilmu

di Fakultas Teknik, jurusan Teknik Nuklir, Universitas Gadjahmada, Yogyakarta. Selama kuliah itulah ia banyak ber-singgungan dengan ilmuwan-ilmuwan Islam yang berpemikiran modern, seperti Prof Ahmad Baiquni dan Ir Sahirul Alim MSc, yang menjadi dosennya. Perpaduan antara ilmu tasawwuf dan sains itu telah menghasilkan tipikal pemikiran yang unik pada dirinya, yang guru disebutnya sebagai ‘Tasawwuf Modern’. Pendekatan tasawwuf dalam kekinian. Ke

kritis

annya dalam melakukan analisa semakin terasah sejak dia bergabung di Koran Jawa Pos, Surabaya, pada tahun 1990, sebagai wartawan. Kemudian ia juga bergelut di media televisi lokal, milik Jawa Pos, di mana ia pernah menjadi General Managernya. Kini, arek Malang berputra empat itu memutuskan untuk memfokuskan diri melakukan syiar ilmu Allah di masjid-masjid, di kampus, dan berbagai instansi atau perusahaan, serta berdiskusi dalam format yang khas, yaitu Islam, Sains dan Pemikiran Modern. Demi Syiar itu juga, ia bertekad untuk terus menulis buku serial diskusi Tasawwuf Modern, dari sudut pandang sains dan pemikiran modern, setiap 3 bulan sekali.

Artikel terkait :

AGUS MUSTOFA - http://aricloud.wordpress.com

AGUS MUSTOFA - FACEBOOK

AGUS MUSTOFA - http://agorsiloku.wordpress.com

AGUS MUSTOFA - YOUTUBE

Comments :

55 comments to “AGUS MUSTOFA”

wah ini kang agus... salam kenal y kang...

siais said...
on 

Bukan mas, ini blog yang ngelola saya, tapi membahas buku-buku pak Agus Mustofa atau lebih detailnya buku-buku Padma Press

WAHYU said...
on 

Assalamu 'alaikum, salam ukhuwah, semoga kita sukses di dunia dan akhirat, thanks atas komennya, ditunggu kunjungan baliknya.

Umar said...
on 

info yg berguna sobat..,LANJUTKAN..!!!

centralborneo004 said...
on 

@central borneo0004, maaf ini bukan postingan seputar politik.. but, it`s ok.. LANJUTKAN bacanya ya!!

WAHYU said...
on 

Seorang yang mengaku tasawuf seperti agus mustafa tidak pantas dan tidak layak mengajari ummat Islam tentang Islam. Tulisan-tulisannya lebih banyak meracuni dan menyesatkan aqidah ummat Islam yang sahih.

abu syafiq said...
on 

@abu syafiq... Di mananya yg menyesatkan? bisa kita diskusikan.

Wahyu said...
on 

info bermanfaat,,truskan y... moga blog'x bisa berguna buat semua orang...

ratna said...
on 

Tentu saja bermanfaat bgt sob..... mantab lah mas... :D

Pepi said...
on 

Aku juga kuliah di malang bro.... info yang bagus lah

Aryo Banyu Bening said...
on 

Tawasuf modern. Moga membuat kita makin tawadhu'

Parenting said...
on 

ini review buku best seler ya sob

berita bola said...
on 

ulasan yg menarik nich sob

bang salom said...
on 

wah dari malang kota saya
nice share

yudha said...
on 

keren-keren bukunya....

Pencari Inspirasi said...
on 

waw .. saya tertarik dengan tasawwuf

fahrizal said...
on 

Dalam hal azab kubur, q tak setuju dengan Agus Musthofa. Bagi q azab kubur itu ada! ^_^

Parenting said...
on 

selamat siang mas ada info baru lagi tidak

3dzi said...
on 

ini tokoh islam yang berpikiran moderat ya sob

berita bola said...
on 

sob berkunjung nih di blog kamuuu..hahahhaa...thanx kunjungan nya ke blog sya dan sudah memberi komentar

Blog saya Berita Bola Online

Berita Bola Online said...
on 

yang punya blog anaknya kang agus kah..?
keren..mampir balik yaa..

dvd islam said...
on 

HALLL BAPAK...KEREN NIH BLOGNYA

Cara memblokir situs Facebook said...
on 

Sukses Terus Om... \m/

Roxx's Share said...
on 

keren pak blognya. . . inspirasi indonesia. .

"terima kasih"

Muhammad Chandra said...
on 

wah bikin saya terinspirasi...

blognya bapa punya karakter yang kuat....

sukses selalu...

si andra said...
on 

Sukses aja, mudah2an bisa membawa manfaat..

kang suroto said...
on 

blog yang menarik, membahas tentang kisah hidup seorang penulis, sayang saya belum kenal nama beliau padahal saya termasuk bookholic ( pencinta dan pembaca buku aktif )semoga nanti saya dapat membaca buku beliau dan mengenal beliau

tika said...
on 

wahhh mantab nih infonya..

Gie said...
on 

haloooo salam kenal, sukses selalu

ilham said...
on 

assalamualaikum sob. itu profil siapa kamu sob??

HAPIA Mesir said...
on 

berkunjung ya sobat. semangat terus

Artikel Islami said...
on 

Semoga sukses didunia perbukuan dan dunia blogosphere.

Rizki said...
on 

Sekarang sudah ada websitenya.. Silahkan mampir.

Wahyu said...
on 

salam kenal Bapak Musthofa ^^

Beben said...
on 

salam kenal pak ..... makasih dah mampir

My Utari Site said...
on 

salam kenal dari saya sob....semoga mekin sukses

fokusinternet said...
on 

selamat pagi pak... ini mantabb banget

fida salma said...
on 

Salah satu penggemar beliau..

slych said...
on 

bagaimana cara pesan buku pak agus mustofa

Anonymous said...
on 

@Anonim, Silahkan di atas ada caranya... Terima kasih.

Wahyu said...
on 

Assalam wr wb

Saya sudah baca buku pak Agus, Energi pusaran kabah.

PUTARAN THAWAF )KEBALIKAN ARAH JARUM) ADALAH ARUS BESAR YANG DITENTUKAN ALLAH. YANG INGIN SAYA TANYAKAN APA AKIBATNYA APABILA HIDUP KITA SEHARI HARI MELAWAN ARUS BESAR TERSEBUT SEPERTI KITA KETAHUI LALU LINTAS KENDARAAN DI INDONESIA SEPERTI DIBUNDARAN ATAU ALUN ALUN SELALU MELAWAN ARUS BESAR TERSEBUT. SEMOGA BAPAK DAPAT MEMBERIKAN JAWABAN UNTUK KEBAIKAN UMMAT.

WASSALAM WR WB

mk said...
on 

Assalamu'alaikum.Wr.Wb.
Salam silahturrahmi,semoga Allah SWT.senantiasa memberkahi kita semua.Akhir2 ini banyak ulama bermunculan,semakin banyak cendekiawan muslim,semakin banyak buku2 agama diterbitkan,semakin banyak majlis taklim dan dzikir,majlis maulid dll.
tapi kenapa pak ahlak bangsa ini semakin rusak ,semakin banyak kemungkaran dan bencana tiada henti ?
Wassalam.Wr.Wb.

RATIB said...
on 

Bangsa yang mayoritas penduduknya islam ini sanggat diharapkan menjadi pelopor KEBANGKITAN ISLAM DUNIA.
Tapi bagaimana itu bisa terwujud sedang negeri ini tidak pernah damai aliran sesat merajalela.

RATIB said...
on 

Apa bedanya tasawwul modern dan tasawwuf jadul?
Apa tasawwuf modern lebih baik?
Orang2 tua kita,guru2 kita jadul,ngak pandai bicara,ngak banyak buku dan kitabnya,sederhana pemikirannya.tapi kita tahu pasti ahlak mereka jauh lebih baik dari kita. bukankah tasawwuf itu ilmu ahlak?
jika demikian ngak harus modernkan?
Ngak perlu malukan walau dibilang kuno?

RATIB said...
on 

salam kenal aja...

everytimeonline said...
on 

Asalamualaikum,
Saya membaca buku pak Agus M yang berjudul Beragama dengan Akal Sehat. Saya sedih karena dalam buku itu pada halaman 35, Muhammad Rasulullah SAW, dikatakan sebagai manusia biasa. Menurut akal sehat saya bagaimana mungkin Rasulullah Saw itu adalah manusia biasa. Secara fisik yang tampak memang semisal manusia biasa (Basyarun misylukum). Pertanyaan saya apa bedanya manusia yang ada pada QS 41:6 dan 18:110 dengan manusia yang ada pada QS 114: 1-6 ???

amza said...
on 

assalamualaikum...
saya baca buku bpk Agus mustofa...sedikit terganggu ttg pemahaman Rasulullah sbagai manusia biasa.....pak Agus hanya membesarkan bagian bealiau sbg manusia biasa saja...manusia biasa yang menerima wahyu. Saya khawatir, keyakinan saya Rauslullah adalah manusia yang mulia, suci...ajakan pak Agus utk tidak menghormati beliau dan mengkultuskan adalah suatu yang aneh.kita menyebut nama Rasulullah dalam shalat, membaca shalawat dalam shalat, tanpa shalwawat, tidak sah shalat kita...baca syahadah tanpa menyebutkan Muhammad Rasulullah, tidak lengkap syahadah kita...lha koq dibilnag kita tak boleh mengkultuskan beliau...ga konsisten dong....kalo ga boleh mengkultuskan , ga usah shalawat dan, syahadah cukup sebagian aja...

atisha said...
on 

tokoh hebat nih

sekalian mau ngasih info buat blogger yang mencari backlink dofollow dan mencari pengunjung silahkan promosikan di

sekilasinfo.net, mudah2an berguna bagi seluruh blogger dan pembaca di tanah air

trims

sekilas info said...
on 

mas mau tanya mengenai rencana umroh bareng agus mustofa itu kpn? n rincian biayanya brp? klo tau kontak panitianya saya bisa minta, thx...

Anonymous said...
on 

Silahkan bapak hub. saya terlebih dahulu. No. hp saya seperti yang tertera di atas : 085880 65 66 71

Wahyu said...
on 

Setiap seseorang mengeluarkan pendapat, selalu saja ada yang pro dan kontra. Tidak terkecuali Mas Agus Mustofa dengan buku2nya. Sebagai manusia Muslim yang baik tentunya kita harus lebih cerdas mencermati segala fenomena kehidupan yang kita tahu terus berevolusi. Allah SWT bahkan menyuruh kita untuk menjadi pandai, cerdas dan bijak. Semakin banyak orang2 seperti Mas Agus Mustofa, bukankah akan semakin kaya khasanah pengetahuan kita tentang Islam itu sendiri. Pro dan kontra boleh2 saja, karena pola pikir manusia tidak semua sama, tetapi jika kita dapat duduk bersama lalu memecahkan semua silang pendapat sehingga dapat dicapai sebuah titik temu yang disetujui bersama, bukankah itu yang diharapkan untuk menuju Ukhuwah Islamiyah. Saya yakin seorang Agus Mustofa akan merasa senang untuk dikritik dan saya yakin pula ia akan mau sharing, karena bagaimanapun juga kesempurnaan itu hanya Allah yang punya, Agus Mustofa cuma manusia biasa yang tak pernah lepas dari kealpaan, Wassalam,

Jarrodd said...
on 

bisa beli buku-bukunya yang lengkap dimana ya

sas said...
on 

"Dia-lah yang menurunkan Al Kitab
(Al Quran) kepada kamu. Di antara
(isi) nya ada ayat-ayat yang
muhkamaat, itulah pokok-pokok isi
Al qur'an dan yang lain (ayat-ayat)
mutasyaabihaat. Adapun orang- orang yang dalam hatinya condong
kepada kesesatan, maka mereka
mengikuti sebahagian ayat-ayat
yang mutasyaabihaat daripadanya
untuk menimbulkan fitnah untuk
mencari-cari ta'wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya
melainkan Allah. Dan orang-orang
yang mendalam ilmunya berkata:
"Kami beriman kepada ayat-ayat
yang mutasyaabihaat, semuanya itu
dari sisi Tuhan kami." Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya)
melainkan orang-orang yang
berakal." (QS. Ali Imron: 7). Ayat-ayat
yang muhkam (yang sudah jelas
maknanya) dalam ayat ini disebut
dengan ummul kitaab (induk kitab). Artinya, ayat-ayat muhkam inilah yang jadikan rujukan ketika
bertemu dengan ayat-ayat yang
masih samar bagi sebagian orang
(mutasyabihaat). Namun kecenderungan orang-orang yang
sesat adalah biasa mengikuti ayat
mutasyabih (yang masih samar).

indishart said...
on 

Ibnu Katsir rahimahullah
mengatakan, "Adapun orang-orang
yang dalam hatinya condong kepada
kesesatan, yaitu keluar dari
kebenaran menuju pada kebatilan,
maka mereka mengikuti ayat yang masih mutasyabih (masih samar).
Mereka mengambil ayat mutasyabih
tersebut yang mampu mereka
selewengkan sesuai maksud mereka
yang keliru dan dijadikan sebagai
pembela mereka karena makna yang masih bisa diselewengkan sesuka
mereka. Adapun ayat-ayat yang
muhkam (yang sudah jelas
maknanya), seperti itu tidak
dijadikan rujukan mereka. Mereka
tidak mau berpegang pada ayat yang muhkam karena itu bisa menyangkal
dan menjatuhkan pendapat mereka
sendiri. "[] Inilah beberapa kekeliruan dasar
penulis Agus Mustofa. Ditambah lagi
pemahaman beliau yang berbau
tasawuf dan filsafat, hal ini semakin
menambah kelamnya buku
"Ternyata Akhirat Tidak Kekal". Kami hanya mengingatkan,
waspadalah terhadap buku-buku
dan pemahaman beliau sebagaimana
Nabi shallallahu alaihi wa sallam
menasehati kita agar waspada
dengan orang-orang yang hanya mau berpegang pada ayat
mutasyabih (yang masih samar) dan
meninggalkan jauh-jauh ayat
muhkam (yang sudah jelas
maknanya). Dari Aisyah radhiyallahu anha, beliau
mengatakan bahwa Rasulullah
shallallahu alaihi wa sallam pernah
membaca surat Ali Imron ayat 7 di
atas, lalu Aisyah mengatakan bahwa
beliau shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
ُﻪْﻨِﻣ َﻪَﺑﺎَﺸَﺗ ﺎَﻣ َﻥﻮُﻌِﺒَّﺘَﻳ َﻦﻳِﺬَّﻟﺍ ُﻢُﺘْﻳَﺃَﺭ ﺍَﺫِﺇ ْﻢُﻫﻭُﺭَﺬْﺣﺎَﻓ ُﻪَّﻠﻟﺍ ﻰَّﻤَﺳ َﻦﻳِﺬَّﻟﺍ َﻚِﺌَﻟﻭُﺄَﻓ
"Jika kalian melihat orang-orang
yang sering mengikuti ayat-ayat
yang mutasyabih (yang masih
samar), maka merekalah yang Allah
katakan, "Waspadalah terhadap mereka"."[] Semoga Allah memberi taufik dan
hidayah pada penulis buku tersebut.
Semoga kaum muslimin yang lain
dapat terhindar dari kekeliruan-
kekeliruannya. Hanya Allah yang
memberi taufik. Amin

indishart said...
on 

Asswrwb, sebuah usul dan saran saja buat mas Agus. utk melanjutkan ekspedisi sungai nil, kiranya dapat ditulis ttg perubahan manusia menjadi kera yang tercantum pada Q 2:65; 4:155; 5:60 dan 7:166. Bila dibandingkan dengan teori Darwin yang menyebutkan kera sebagai asal manusia. ini merupakan sebuah reformasi disekolah sekolah dan generasi muda mencermati asal kejadian bukan ?. terima kasih

Anonymous said...
on 

Post a Comment

AGUS MUSTOFA, PADMA PRESS, KATALOG BUKU AGUS MUSTOFA, KATALOG BUKU PADMA PRESS, TASAWWUF MODERN